Umat Hindu Batam kembali
berkumpul di pura Agung Amerta Bhuana pada tanggal 31 Desember 2004. Di hari
terakhir di lembaran tahun 2004 ini, umat Hindu Batam melakukan persembahyangan
dan peringatan bersama untuk menyambut tahun baru 2005.
Tahun baru memang
bukan salah satu hari raya hindu karena sebenarnya umat hindu baru akan
merakayakan tahun baru pada hari Nyepi. Acara peringatan tahun baru
masehi ini dilakukan sebagai ajang silaturahmi antar umat Hindu di Batam
dalam meyambut tahun yang baru di tempat milik umat sendiri yaitu pura
Agung Amerta Bhuana.
Hujan yang mengguyur kota Batam sejak pagi hari tidak
menyurutkan niat umat untuk datang ke peringatan ini. Tepat pukul 21.00
WIB peringatan tahun baru dimulai dengan acara persembahyangan bersama.
Persembahyangan bersama ini juga dihadiri oleh umat hindu yang berasal
dari Riau yaitu bapak Putu Senawa. Dalam kesempatan itu bapak Putu
Senawa memberikan
dharma wacananya kepada seluruh umat yang hadir.
Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama yang
diiringi dengan acara utama yaitu pemutaran film seri Mahabrata. Seluruh
umat yang hadir menikmati hidangan yang telah dipersiapkan sebelumnya
sambil menonton seri demi seri dari film yang ditayangkan dengan
menggunakan sebuah layar besar. Beberapa hidangan khas Bali disajikan
dalam acara ini. Semua hidangan telah disiapkan sebelumnya sejak pagi
hari.
Sesaat sebelum waktu
menunjukkan pukul 00.00, seluruh umat berkumpul kembali untuk melakukan
meditasi. Meditasi ini dilakukan dengan khidmat dan hening serta tanpa
terasa waktu telah menginjak di tahun yang baru yaitu tahun 2005. Acara
kemudian dilanjutkan kembali dengan pemutaran film Mahabrata.
Di sela-sela pertunjukan film, dilakukan pengundian
door prize bagi umat yang hadir. Sebanyak 10 jenis hadiah untuk 10
pemenang disediakan dalam acara ini. Pemutaran film dan pengundian ini
dilakukan secara bertahap. Semua umat yang hadir tampak sangat menikmati
jalannya acara pada malam itu.
Seluruh rangkaian acara berakhir sekitar pukul 04.00
yang mana juga dilakukan pengundian hadiah terakhir. Seluruh umat lalu
saling bersalam-salaman dan mengucapkan ucapan selamat tahun baru.
Sebelum meninggalkan pura Agung Amerta Bhuana seluruh umat melakukan
kegiatan pembersihan di sekitar areal pura yang telah digunakan sebagai
tempat peringatan tahun baru. Semua umat tampak masih bersemangat
meskipun telah begadang semalam suntuk. Tahun baru tampaknya telah
memberikan semangat baru bagi semua umat.
Tahun baru telah berlalu dan sekarang kita mulai lagi
dengan tahun yang baru. Umat Hindu Batam telah merayakan tahun baru
dengan cara sendiri. Tanpa hura-hura dan tanpa kembang api karena
sebenarnya kita semua masih dalam suasana berkabung, hanya
perayaan sedehana di kehadapan Hyang Widhi.
Semoga tahun depan
lebih baik dibanding tahun yang lalu dalam lindungan Hyang Widhi.
Selamat Tahun Baru !