Pesatnya perkembangan jumlah
umat Hindu di Kota Batam saat ini, perlu diikuti dengan peningkatan prasarana penunjang kegiatan keagamaan. Dalam hal prasarana, jumlah Pemangku dirasa kurang memadai dalam melayani kebutuhan
umat.Atas parakarsa Wayan Agus sebagai penyuluh agama Hindu kota Batam, akhirnya Pelatihan Kepemangkuan bisa terlaksana. Kegiatan ini dibagi menjadi dua tahap yaitu tahap pelatihan dan pewintenan. Tahap pelatihan diselenggarakan tanggal 7 sampai 8 Agustus yang lalu, bertempat di gedung Bank Indonesia - Batam. Sedangkan upacara pewintenan dilaksanakan tanggal 11 Agustus yang bertepatan dengan perayaan hari raya Galungan di Pura Amertha Bhuwana - Batam.
Pelatihan kepemangkuan ini dibimbing oleh Dr I Ketut Subagiasta, Msi, seorang dosen Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Denpasar yang telah aktif sebagai pembimbing pada beberapa diklat kepemangkuan di seluruh Indonesia.
“Awalnya pelatihan ini kita adakan untuk mengantisipasi akan kekurangan tenaga rohaniawan / pelayan umat Hindu di Batam. Ternyata hasil yang kita dapatkan cukup menggembirakan, terlihat dari peserta yang bertanya cukup antusias”, Demikian kesan Wayan Catra sebagai Ketua PHDI Kota Batam setelah mengikuti pelatihan tersebut.
Panitia menargetkan jumlah peserta 20 orang, aktualnya yang terdaftar mencapai 24
orang.
Pelatihan ini baru sebatas memberikan pengetahuan dan pemahaman dasar-dasar ajaran agama Hindu khususnya bidang kepemangkuan, belum mengarah tingkatan bagaimana seorang pemangku mengucapkan mantra-mantra.
“Ya, kita mulai dari dasar, Pak Ketut mempunyai asumsi kita semuanya dianggap belum
tahu.Dari elementary, menuju intermediate, dan advance. Kita canangkan kegiatan ini secara berkala akan kita lakukan. Tahun depan kita anggarkan dalam anggaran belanja PHDI Kota Batam. Disamping juga belajar secara bertahap di rumah masing-masing untuk pemahaman lebih lanjut”, Ujar Wayan
Catra.
“Sentuhan awal memang terasa sangat mendasar sekali, yakni berupa dasar dasar kepemangkuan, namun tujuan mengajak peserta untuk membuka catatan / buku yang berkaitan dengan Menggala upacara”, Demikan Wayan Catra
menambahkan.
Wayan Catra mengharapkan dengan pelatihan dasar ini, mudah-mudahan menumbuh kembangkan minat dan bakat yang terpendam selama
ini.