Jika Pekerjaan Dihubungkan Dengan Tuhan
 
  home

oleh: Drs. I Wayan Catra Yasa, 30 Juli 2007

Om Swastyastu,

Umat Se-Dharma Yang Berbahagia,

Melalui latihan rohani, terutama penelitian tentang batin kita akan dapat menyadari dan menikmati sifat Tuhan yang selalu ada dalam hati nurani kita. Kerinduan untuk memperoleh pencerahan pengetahuan suci ini, untuk menghayati Hyang Widhi Wasa dalam keberagaman. Hal ini dinyatakan dalam sebuah doa yang terdapat dalam Upanisad yaitu :

Om Asatoma Sadgamaya
Tamasoma jyothir ga maya
Mrtyorma amritam gamaya

"Tuntunlah kami dari yang palsu ke yang sejati
Tuntunlah kami dari yang gelap ke yang terang
Tuntunlah kami dari kematian ke kekalan." 

Nilai berbagai obyek di dunia didasarkan pada tempat yang di duduki . Pekerjaan apapun yang kita lakukan, jika kita kerjakan demi Tuhan dan kita persembahkan kepada Tuhan, maka pekerjaan itu mempunyai nilai yang sangat tinggi. Dengan menghubungkan pekerjaan ini dengan Tuhan, ia menjadi suci dan mempunyai kemampuan yang besar.

Kita bisa mengerti hal ini dari contoh berikut. Jika kita melihat seekor tikus dalam rumah, kita akan mengambil tongkat dan mencoba membunuhnya. Kita merasa jijik melihat tikus. Akan tetapi menurut kepercayaan, tikus adalah kendaraan Dewa Ganesa. Bila kita menganggapnya demikian, kita akan menghormati sebagai wahana yang suci untuk Dewa. Apakah alasannya? Nilai yang tinggi yang didapat oleh tikus sebagai kendaraan Dewa Ganesa ialah karena ia dihubungkan dengan suatu perwujudan ketuhanan.

Begitu pula jika kita melihat ular, mungkin kita merasa takut lalu mengambil tongkat untuk mengusirnya. Atau mungkin kita mencari pawang ular untuk menangkapnya. Namun, kalau ular itu melingkar di leher Dewa Siwa, kita menyembahnya dan memberi penghormatan kepadanya. Apakah alasannya? Alasannya ialah ular itu telah mempersembahkan dirinya kepada Siwa dan mengabdi kepada-Nya. Karena itu ia menjadi suci seperti Siwa. Walaupun ia seekor ular yang berbisa, karena ia mempersembahkan dirinya kepada Tuhan, ia memperoleh keharuman dan kemuliaan.

Semoga berguna,

Om Santih, Santih, Santih, Om

---ooo---

[Kembali ke Atas]