Tuhan Ada Dimana-mana
 
  home

oleh: Drs. I Wayan Catra Yasa, 01 Agustus 2007

Om Swastyastu,

Umat Se-Dharma Yang Berbahagia,

Viapi viapaka nirvikara, artinya Tuhan atau Hyang Widhi Wasa itu ada dimana-mana, maka dari itu kita jangan mempersempit keyakinan kepada Tuhan, dengan beranggapan bahwa Ia hanya berada di tempat tertentu. Kita harus menghayati bahwa Tuhan itu di mana-mana. Bagaimana kita dapat mengembangkan perasaan ini? Seperti yang dikatakan oleh para pelajar, mahasiswa, masyarakat beragama dalam doa mereka, bahwa selalu meyakini diri bahwa Tuhan ada di dalam dan di luar.

Jika Tuhan hanya berada di dalam, maka kesucian batin diperlukan, itu sudah cukup. Karena Tuhan juga berada di luar, maka, maka kesucian lahir juga diperlukan. Dengan demikian, karena Tuhan berada di dalam dan di luar, kita perlu memiliki kesucian lahir dan batin. Kemudian barulah kita dapat menghayati kemaha-kuasaan Tuhan.

Apakah yang dimaksud dengan kesucian lahir ini ? Sudah tentu kesucian lahir ini, menyucikan (membersihkan) badan dengan memakai pakaian yang bersih. Akan tetapi ada arti yang lebih luas. Tempat tinggal kita harus bersih. Buku-buku yang kita baca harus tetap bersih. Baik badan ataupun pikiran kita jangan dibiarkan menumpuk kotoran dan sifat-sifat yang buruk. Pernyataan bahwa kita harus mandi dua kali setiap hari, berarti setiap kotoran pada badan dan dalam pikiran harus dibersihkan.

Bila kita mempunyai keyakinan yang kuat, bahwa prinsip ketuhanan yang sama ada di setiap hati manusia, maka segala hambatan akan bisa diatasi. Bila kita percaya sepenuhnya pada Tuhan yang bersemayam dalam diri kita, maka segala sesuatu apa saja akan menjadi milik kita. Keyakinan merupakan kunci dan dasar akar kehidupan spiritual. Peganglah prinsip itu. Itu tujuan kita bersama.

Jika kita ingin menebang pohon, kita tidak perlu memotong cabang-cabang dan daunnya. Jika kita memotong akarnya, seluruh pohon akan tumbang. Jika kita memegang prinsip ketuhanan itu, semuanya akan dapat kita selesaikan. Agar kita dapat menghayati ketuhanan yang berada di mana-mana dalam kehidupan kita sehari-hari, kita harus melaksanakan sadhana, mengembangkan rasa belas kasihan kepada semua makhluk. Juga kita harus meningkatkan kesucian lahir dan batin, menjaga agar jasmani dan rohani selalu bersih cemerlang. Hanya dengan demikianlah kita akan dapat menyadari prinsip ketuhanan yang ada di mana-mana.

Semoga berguna,

Om Santih, Santih, Santih, Om

---ooo---

[Kembali ke Atas]