oleh: Nengah Santa (nengahsanta@yahoo.com),
27 Januari 2006
Zaman ini layak disebut Zaman informasi. Bagi anda yang gemar mencari
informasi, anda dengan mudah mendapatkannya, dengan berbagai sajian yang
kian menarik. Contohlah, jaringan internet telah berkembang dengan pesat
dan bisa diakses dengan biaya yang terjangkau. Berbagai media televisi
juga telah membanjiri dunia dengan pilihan acara yang menarik dan
kompetitif. Kini berbagai media televisi juga telah sampai ke pelosok
desa berkat jasa TV kabel. Media cetak juga tidak mau ketinggalan.
Berbagai ragam berita dan informasi tersaji dengan rapi. Telekomunikasi
juga telah menjangkau berbagai lapisan masyarakat sampai kepelosok
daerah, dengan menjamurnya berbagai operator telepon genggam.
Perkembangan Teknologi Informasi sebagai pendukungnya juga berkembang
dengan pesat. Anda bisa dengan mudah memilih berbagai merek komputer
dengan berbagai macam fasilitas pendukungnya.Sisi inilah yang mesti harus disadari bagi kita semua. Kita tidak bisa
dosa itu dibiarkan larut begitu saja. Dosa itu mesti diperbaiki sejak
dini mulai dari dalam diri. Jika anda bisa menekan dosa dari dalam diri
anda maka anda akan mendapatkan nilai dari kualitas tersebut yaitu
sebuah kedamaian.
Bagaimana Hindu menyikapi perkembangan informasi ini? Sudah siapkah
Hindu menyongsong abad Informasi ini? Jika anda seorang Hindu,
pertanyaan ini patut ditanyakan ke dalam diri masing-masing, demi
kejayaan Hindu di masa depan.
Hindu adalah selalu sejalan dengan perkembangkan zaman. Artinya Hindu
selalu siap untuk menyesuaikannya. Bahkan Hindu mesti menggunakan
perkembangan suatu zaman sebagai media penyadaran umat manusianya.
Berbicara perkembangan informasi yang kian semarak, pelan tapi pasti
umat Hindu sudah semakin terbiasa menikmatinya. Sekarang sudah banyak
para pemberi dharma wacana atau penceramah dalam sebuah diskusi Hindu
membawa Laptop untuk memudahkan memberikan pencerahan kepada umatnya.
Pemberian dharma wacananya pun bisa menggunakan proyektor untuk membuat
apa yang disampaikan mudah dipahami dan sudah tentu lebih memikat. Umat
Hindu juga sudah dimanjakan dengan berbagai tayangan Dharma Wacana dari
berbagai stasiun televisi. Contoh lain, Ketika anda hendak bertemu
seorang Pinandita atau Nabe atau seoarang Guru, anda cukup memberi tahu
terlebih dahulu melalui Telepon Genggam atau Telepon Rumah untuk
memastikan kesediannya. Berbagai kegiatan Hindu pun panitia dibuat lebih
mudah berkomunikasi karena sebagian besar sudah membawa telepon genggam.
Seorang Pinandita juga tidak perlu harus bersuara lantang dalam memimpin
upacara, karena sudah tersedia microphone yang sederhana. Tidak mau
ketingggalan, sekarang sudah banyak para Pinandita yang aktif berdiskusi
agama melalui media email.
Mengaitkan perkembangan informasi demi Kejayaan Hindu patutlah disyukuri.
Jika perkembangan teknologi informasi ini tersedia dan dikelola dengan
baik oleh masing-masing lembaga atau organisasi yang mengatas-namakan
Hindu, maka akan sangat menghidup komunikasi antar sesama Hindu dari
berbagai daerah. Jika masing-masing tersedia fasilitas Komputer, maka
pengelolaan data base nya akan lebih rapi. Jika semua sudah bisa
berkomunikasi berbasis email, maka segala informasi akan didapat dengan
mudah, lancar dan murah. Bukan mustahil suatu saat nanti, jika ada
perayaan hari besar Hindu, bisa ditayangkan secara langsung dari
berbagai daerah dengan berbagai keunikan yang dimilikinya.
Oleh karenanya, mari kita mendukung sepenuhnya segala program penyiaran
Hindu demi kejayaan Hindu. Dan juga hendaknya umat Hindu tidak ragu lagi
bertanya atau memberi informasi tentang Hindu melalui program-program
penyiaran Hindu yang ada, asalkan dengan prinsip saling asah,saling asih
dan saling asuh.
(RgvedaX.32.7)
Aksetravit ksetravidam
hyaprat
sa praiti ksetravidanusistah
stad vai bhadram anusasanasyo
ta
sruti vindatyas njasinam
Orang yang tak mengenal suatu tempat bertanya
kepada orang yang mengetahui;
ia meneruskan perjalanan, dibimbing oleh
orang yang tahu;
inilah manfaat pendidikan, ia menemukan jalan lurus.
(Rgveda I. 12.6)
Agnina-agnih samidhyate
Seperti kobaran api,
pengetahuan menyebar dari seseorang ke orang yang lainnya.
---ooo---
[Kembali ke Atas]