oleh: Nengah Santa (nengahsanta@yahoo.com),
23 Desember 2005
Manusia yang lahir di bumi ini tidak akan pernah kenal lelah melewati
lorong-lorang waktu dari tahun ke tahun. Sudah berapa tahunkah anda
melewati lorong waktu di bumi ini? Sudah berapa banyakkah yang sudah
dipelajari?
Ijinkah saya pada kesempatan yang baik ini, dalam menyambut tahun 2006
berbagi rasa dengan topik sederhana: Belajar.
“Hidup adalah belajar, maka belajarlah hidup” Manusia dilahirkan oleh
Tuhan untuk memperbaiki perbuatan di masa lalunya. Oleh karenanya,
kesempatan hidup ini adalah kesempatan belajar untuk memperbaiki
perbuatan di masa lalu. Tetap harus bersyukur diberi kesempatan belajar
dalam hidup ini. Orang yang tidak pernah mensyukuri kesempatan hidup
yang diberikan, pasti mereka dalam menjalani hidupnya akan sia-sia. Bagi
mereka hidup akan menjadi tidak berarti.
Sebaliknya bagi mereka yang bisa mensyukuri diberi kesempatan hidup maka
kesempatan hidup ini digunakan untuk belajar sebanyak dan sebaik mungkin.
Mereka tidak akan pernah menyia-nyiakan waktunya. Sejengkal waktunya
akan selalu terpikirkan untuk sesuatu yang berguna. Kesempatan belajar
dalam hidup ini hendaknya diarahkan untuk memperbaiki kualitas hidup.
Kualitas hidup ditingkatkan dengan terlebih dahulu meningkatkan kualitas
manusia.
Arahkan selalu untuk belajar memperbaiki kualitas manusia. Anda harus
cepat sadar bahwa dalam kondisi persaingan dunia yang meningkat, hanya
mereka yang memenuhi standard kualitas manusia yang bisa bersaing dalam
hidup ini. Sebaliknya bagi mereka yang tidak menyadari ini, maka mereka
akan termakan oleh waktu menuju pada penderitaan. Bagi mereka yang telah
banyak belajar untuk meningkatkan kualitas manusia, maka mereka telah
memiliki pijakan sukses sesuai yang diharapkan.
Tetaplah Belajar !
Dari sekian tahun yang anda lewati, anda berarti telah memiliki langkah
yang berarti dalam mengarungi bahtera hidup ini. Cobaan dan tantangan
dalam hidup adalah bagian dinamika yang mesti dilewati, bukan dihindari.
Janganlah anda berhenti melangkah atau cepat puas. Anda harus tetap
belajar, karena hidup adalah untuk belajar sebanyak-banyaknya.
Galilah dan carilah ilmu diluar sana. Masih banyak benih ilmu yang
unggul dan bisa dikembangkan. Kesempatan anda berkarya dan
berkreativitas dari ilmu yang anda gali.
Jangan lupa. Belajar dan belajar memang sangat perlu. Anda perlu
berhenti sejenak, kembali melihat ke dalam diri. Belajarlah dari
falsafah tukang Gergaji. Mereka memang tidak kenal lelah menggergaji
sebuah batang pohon untuk diolah menjadi potongan-potongan kecil. Namun
saatnya tiba, mereka juga harus berhenti sejenak untuk mengasah
gergajinya agar bisa lebih tajam. Sekaligus waktu istirahatnya digunakan
untuk menarik nafas panjang dan mengucapkan syukur terhadap apa yang
telah diraihnya.
Andapun demikian. Tetaplah bersyukur terhadap keberhasilan yang anda
telah raih. Jadikan ini sebagai semangat untuk lebih giat lagi belajar
dan belajar di tahun 2006.
Akhirnya, Selamat Tahun Baru 2006 buat teman semua.
---ooo---
[Kembali ke Atas]