Umat Hindu Batam melakukan doa bersama untuk kesembuhan Jero Mangku Putu Satria Yasa.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa salah satu pinandita umat Hindu Batam ini
sedang menjalani perawatan setelah mengalami kecelakaan pada minggu lalu. Doa bersama ini dilakukan pada
tanggal 5 Mei 2005 bertempat di Pura Agung Amertha Bhuana Batam.
Doa bersama ini dimulai pada pukul 19.30 WIB dan dihadiri sekitar 50 perwakilan umat Hindu dari seluruh Batam.
Acara dibuka oleh Pak Putu Sumardhaya yang juga merupakan sekretaris PHDI kota Batam. Setelah acara pembukaan,
acara dilanjutkan oleh persembahyangan bersama yang dipimpin oleh Jero Mangku Agung Arif. Jero Mangku Agung
merupakan pasangan dari Jero Mangku Putu dalam memimpin setiap persembahyangan bersama umat Hindu Batam.
Setelah acara persembahyangan bersama, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pak Wayan
Catra Yasa. Dalam doa bersama ini berturut-turut dipanjatkan mantra gayatri sebanyak 27 kali, mantra guru,
mantra mohon kesehatan, dan ditutup dengan mantra doa alam semesta. Semua mantra tersebut dinyanyikan
oleh seluruh umat dalam sikap Pada Asana.
Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari pihak keluarga Jero Mangku Putu
yang pada kesempatan tersebut diwakilkan oleh Pak Gede Wiryada. Dalam kata sambutannya, pak Gede menceritakan
tentang keadaan terakhir dari Jero Mangku Putu. Jero Mangku Putu saat ini telah menjalani operasi pada lengan
dan bahu bagian kiri. Pak Gede Wiryada juga mengatakan bahwa setelah menjalani operasi tersebut Jero Mangku Putu
telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan melanjutkan peratan di rumah.
Sambutan dari Pak Gede tersebut menjadi acara terakhir pada malam itu. Keseluruhan acara doa bersama kemudian
ditutup oleh Pak Putu Sumardhaya. Beliau juga mengatakan bahwa doa bersama ini akan selalu dilakukan pada saat
dimana ada umat Hindu Batam yang sedang mengalami musibah atau sakit. Untuk itu, beliau juga mengajak seluruh
umat untuk segera menghubungi perwakilan PHDI kota Batam apabila ada umat yang mengalami musibah atau kesulitan.