
Sabtu 31 Desember dipenghujung tahun 2011 umat Hindu Batam kembali mengadakan acara penutupan tahun dan menyambut tahun baru 2012 dengan mengadakan acara Malam Apresiasi Seni dan Renungan Suci di Pura Agung Amerta Bhuana Batam. Acara ini dimotori oleh Pasraman Jnana Sila Bhakti Batam yang dipimpin langsung oleh Direkturnya I Putu Adhiasmara. Acara Malam Apresiasi Seni sendiri diisi dengan pentas seni anak-anak Pasraman, sedangkan malam Renungan Suci adalah jadwal tetap Kalender Persembahyangan bersama Badan Otorita Pura.
Sebelum acara dimulai terlebih dahulu dilakukan sembahyang bersama di mandala utama yang dipimping oleh Jero Mangku Putu Satriayasa dan Jero Mangku Agung Arif, mohon kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa agar acara yang akan dilaksanakan dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Kebetulan cuaca saat itu cukup cerah sehingga acara terlaksana tanpa hambatan.
Gesekan dawai biola yag dibawakan oleh Dwi Astri Wardani siswi Klas 6 Pasraman membuka acara pentas seni malam itu. Kemudian dilanjutkan dengan Kata sambutan Direktur Pasraman dan Ketua Parisada Kota. Mengawali sambutannya Direktur Pasraman mengabsensi satu persatu Ketua Organisasi Hindu di Batam ataupun perwakilannya yang semestinya hadir pada acara malam itu namun tidak menampakkan diri.
Dengan personil 4 orang band anak Pasraman cukup menghibur penonton malam itu. Satu orang di Gitar melodi, satu orang gitar Bass dan satu orang Drum serta satu vokalis dadakan dengan suara sedikit false, namun ada potensi atau bakat yang meski masih perlu dilatih lagi. Anak-anak yang lainnya dari TK dan SD juga tampil ke pentas secara bergantian. Acara pentas memang tidak dipersiapkan secara matang, seolah-olah acaranya acara dadakan, namun paling tidak ada hiburan buat penonton.
Diselingi dengan penyerahan penghargaan kepada perintis Pasraman Drs. I Wayan Catrayasa dan kepada dua orang pendukung setia Pasraman yaitu Jero Mangku Satriayasa dan Jero mangku agung Arif. I Wayan Catrayasa adalah Guru Pasraman (sekolah minggu) pertama yaitu pada tahun 1995 dimana waktu itu kegiatan sekolah minggu dilaksanakan di rumah beliau. Dari tahun ketahun jumlah siswa terus bertambah dan sekitar tahun 2000an sekolah minggu dilaksanakan di Pura dan nama pasraman Jnana Sila Bhakti sendiri diberikan oleh Wayan Catrayasa. Sedangkan penghargaan kepada kedua Jero Mangku diberikan atas dukungannya kepada Pasraman disetiap kegiatan baik di internal maupun external.
Ketika langit mulai bertabur cahaya kembang api semua umat mempersiapkan diri untuk melaksanakan sembahyang bersama di Mandala Utama. Namun sebelumnya dilakukan penyerahan rapot akhir semester ganjil dan pengumuman para Juara kelas. Setelah persembahyangan bersama dan renungan suci selesai, dilanjutkan dengan acara nonton bareng serial Mahabharata sampai pagi. Tradisi nonton bareng ini dilaksanakan tiap akhir tahun mulai Desember 2004.
Happy New Year 2012.









