Rabu 29 Nopember 2006, umat Hindu di
Indonesia, tak terkecuali umat di Batam, merayakan hari kemenangan
dharma atau yang dikenal dengan Hari Raya Galungan. Perayaan Galungan
yang jatuh pada setiap Rabu Kliwon Dungulan dilakukan dengan mengadakan
persembahyangan bersama di sejumlah pura. Khusus perayaan di Pura Agung
Amerta Buana diadakan pada malam hari sedangkan persembahyangan bersama
di Pura Satya Dharma dan Pura Sekupang dilaksanakan pagi hari.

Dalam persembahyangan di Pura Agung Amerta Buana, Ketua PHDI Kota Batam,
Ir Anom Gunawan, menyampaikan ucapan selamat hari raya Galungan kepada
seluruh umat Hindu khususnya yang ada di Batam. Dengan perayaan Galungan
ini Anom Gunawan juga mengharapkan agar seluruh umat bersatu dan saling
mengasihi.
Dalam hari kemenangan dharma tersebut, umat Hindu di Batam mendapat tamu
dari Jakarta yaitu Prabu Viasa Puja Dasa. Prabu Viasa adalah direktur
penerbit Anoman Sakti, yang menerbitkan kitab Bhagavadgita,
Srimadbaghavatam Purana, dan banyak buku-buku Hindu yang lainnya.
Disamping sebagai direktur sebuah perusahaan penerbit buku-buku suci,
Prabu Viasa adalah juga sebagai tenaga penterjemah kitab-kitab tersebut
yang dibantu oleh Prabu Anantawijaya. Dalam dharmawacananya, Prabu Viasa
menyampaikan kepada umat bahwa hendaknya kita tidak merasa berkecil hati
menjadi pemeluk Hindu karena Hindu mengacu pada Weda yang sangat agung,
yang menyimpan pengetahuan yang sangat luar biasa. George Harison,
anggota The Beatles, adalah salah satu contoh umat yang mendapatkan
pencerahan dari mempelajari Bhagavadgita. The Beatles bahkan memberikan
nama markasnya di London sebagai Bhakti Vedanta Manor sebagai wujud
apresiasinya terhadap Weda.
Perayaan Galungan di Kota Batam pada kali ini adalah istimewa karena
juga bersamaan dengan upacara menstanakan arca Ganeca pada aling-aling
kori agung Pura Amerta Buana. Upacara penstanaan Ganesa dipimpin
langsung oleh Ketua PHDI Provinsi Kepulauan Riau, Drs I Wayan Catra Yasa
yang didanpingi oleh Ketua Panitia Pembangunan Pura Agung Amerta Buana,
Drs I Gede Widyarta. Upacara ini diawali dengan peletakan dasar
pedagingan dan dilanjutkan dengan persembahan susu dan lagu pemujaan
khusus kepada Ganesa. Arca Ganeca yang distanakan ini merupakan punia
dari umat Hindu Singapore yang merasa puas melihat kehidupan beragama
Hindu di Batam.
Untuk melengkapi kebahagiaan umat di hari istimewa tersebut, ibu-ibu
WHDI yang dipimpin oleh Ni Made Artini, SST, mengadakan Basar Galungan
yang menyediakan masakan dan jajanan khas Bali disamping menawarkan
buku-buku agama dan kalender Hindu.
[Kembali ke Atas]