Menanti Peranan Drs Wayan Catra Yasa Dalam FKUB Kota Batam
 
  home

Jauh sebelum keberadaan SK bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No 8 dan 9, di kota Batam telah terbentuk pola kerukunan antar umat beragama dalam lembaga Forum Musyawarah Umat Beragama (FMUB). Lembaga ini awalnya didirikan oleh tokoh tokoh umat beragama Kota Batam pada tanggal 15 Maret 2003 dengan tujuan mengedepankan kebersamaan dalam upaya meningkatkan kerukunan umat beragama di kota Batam. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan kota Batam sebagai miniatur masyarakat Indonesia dan dunia lengkap dengan agama dan kepercayaan yang dianut.

FMUB sebagai lembaga independen dan partner pemerintah kota Batam, telah sangat aktif menyelesaikan persoalaan antar umat beragama, yang mungkin dapat menyebakan konflik jika tidak ditangani secara komprehensif. Selama terbentuknya FMUB sejak tahun 2003, FMUB telah melaksanakan 2 kali Rapat Kerja. Dalam setiap rapat kerjanya, FMUB selalu mengundang tokoh-tokoh nasional umat bearagama dari semua agama, untuk mempresentasikan pemikirannya tentang bagaimana membangun kerukukan antar umat beragama yang dapat menjaga kerukunan antar umat beragama di kota Batam dalam suasana kondusif.

Pada tanggal 16 September 2006, FMUB melaksanakan Musyawarah III di Hotel Nagoya Plaza. Agenda utama musyawarah ini adalah pembahasan SK bersama Menteri Agama RI dan Menteri Dalam Negeri No 8 dan 9 Tahun 2006, Laporan pertanggung jawaban ketua FMUB dan perlu tidaknya FMUB berubah nama menjadi FKUB.

 

 

Dalam sambutannya di Musyawarah III FMUB, ketua FMUB, Didi Suryadi, memaparkan bagaimana tokoh tokoh umat beragama selalu datang dengan senyum walaupun persoalan yang dihadapi sangat sulit. Dalam laporan pertanggung-jawabannya, beliau juga menekankan bahwa sebenarnya tidak ada persoalan umat beragama di tingkat bawah, yang ada justru persoalan diantara tokoh-tokoh umat beragama itu sendiri. Walaupun banyak yang telah dilakukan, namun kegiatan tersebut dilakukan dengan tertatih-tatih. Karena sifat independennya, FMUB selama ini memang tidak pernah meminta minta dana dari pemerintah. Semua dana yang dikeluarkan didapat dari donatur dari tokoh tokoh umat beragama itu sendiri.

Dalam sidang pleno mengenai pembahasan Perubahan dari FMUB ke FKUB seperti yang diamanatkan oleh SK bersama antara Menteri Agama dan Menteri dalam negeri, semua peserta sidang sepakat untuk mengubah nama FMUB menjadi FKUB. Ada semangat bersama bahwa perubahan ini untuk lebih mendorong kegiatan Forum menjadi lebih aktif, karena secara legalitas merupakan produk hukum yang mendapat dukukan penuh dari pemerintah khusunya dalam pendanaan.

Perubahan ini memang membawa konsekuensi bahwa jumlah tokoh-tokoh umat beragama dari masing masing agama yang duduk dalam forum semakin berkurang karena komposisi forum sudah ditentukan oleh undang-undang. Walaupun komposisi tokoh umat beragama yang duduk dalam forum ini ditentukan oleh proporsi jumlah umat, semua tokoh umat beragama berkeyakinan bahwa persoalan kerukunan tidak akan bisa dipecahkan jika keputusan yang diambil mengedepankan komposisi jumlah umat beragama atau bukan berdasarkan kebersamaan.

Menyadari begitu kompleknya persoalan umat beragama dan pentingnya menjaga Batam tetap kondusif dalam tatanan Propinsi Kepulauan Riau, semua umat beragama mendudukkan tokoh-tokoh terbaiknya dalam Forum ini. Umat Hindu kota Batam mengajukan Drs.Wayan Catra Yasa untuk kembali duduk dalam forum ini. Melalui sidang tim formatur, Drs. Wayan Catra Yasa kembali dipercaya oleh para tokoh umat beragama di kota Batam menjadi Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama mendampingi Didi Suryadi yang juga kembali didaulat untuk memimpin Forum Kerukunan Umat Beragama.

Kedua tokoh yang telah memberikan kontribusi yang sangat besar menjaga keharmonisan hubungan antar umat beragama kota Batam, memang sangat diharapkan oleh semua tokoh umat beragama untuk selalu memberikan pemikiran dan kerja kerasnya demi terwujudnya Batam Kota Madani. Selamat Bekerja Bapak H Didi Suryadi, Selamat bekerja Pak Wayan. Doa kita selalu bersama Bapak semua.

 

Kembali ke Atas]