Penanaman Batu Pembangunan Kori Agung
 
  home

Pada tanggal 12 Februari 2006 dilakukan upacara penanaman batu pertama di lokasi utama mandala Pura Agung Amertha Bhuana Batam. Upacara ini dilaksanakan sebagai titik awal proses pembangunan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Upacara ini berlangsung pada hari Minggu pagi yang di-puput langsung oleh Jero Mangku Putu Satria Yasa.

 

Hadir juga dalam pelaksanaan upacara ini adalah arsitek anggota tim pembangunan pura yaitu Anom Gunawan dan ketua PHDI Wayan Catra Yasa. Upacara diawali sejak pukul 07.00 WIB dengan prosesi matur piuning yang dilakukan di depan bangunan Padmasana. Setelah matur piuning, barulah dilakukan upacara penananam batu.

Upacara penanaman batu ini mengambil tempat sekitar 20 meter di depan bangunan Padmasana. Dalam upacara ini dilakukan prosesi ritual penanaman tiga buah batu yang masing-masing telah ditulisi aksara suci. Ketiga jenis batu tersebut bersama dengan sebuah banten ditempatkan di dalam sebuah lubang tanah.

 

 

Lubang tersebut kemudian ditutup kembali dengan lapisan tanah dengan diiringi oleh puja gayatri yang dilantunkan oleh umat yang hadir. Setelah penanaman dengan tanah selesai, bagian tanah tersebut kemudian ditutup dengan campuran semen. 

Pada tempat penanaman batu ini nantinya akan menjadi tempat dibangunnya kori agung yang mengambil posisi berhadapan dengan bangunan padmasana. Kori agung ini sementara dalam proses pengerjaan di Bali, dimana akan diperkirakan selesai pada akhir bulan Maret tahun ini. Selain kori agung, bangunan lain yang akan dibangun adalah bale kul-kul, bale pawedan dan tembok penyengker.

 

[Kembali ke Atas]